Selasa, 08 Mei 2012

Pesan dan Kesan Labintdas


Pesan dan Kesan Praktikum Labintdas (Laboratorium Internet Dasar)
Kesan belajar di Labintdas  dengan ditutor ka arrum sangat-sangat menyenangkan dan apa yang dipelajari juga menjadi bermanfaat buat saya sendiri,yang tadinya hanya mengetahui cara pakainya saja menjadi mengetahui cara membuatnya.

Pesannya terhadap Labintdas dimohon mengganti komputer yang sekarang dengan yang baru ataupun yang sewajarnya agar semua mahasiswa yang praktikum di Labintdas menjadi merasa nyaman dan bisa menggunakan komputer tersebut secara masing-masing. 

Senin, 07 Mei 2012

Cara Membuat Menu Dropdown Pada Blog


Cara Membuat  Menu Dropdown Pada Blog 

Dropdown menu adalah menu yang berisi sekumpulan teks atau link yang disingkat menjadi sebuah menu tunggal.Dropdown menu berfungsi untuk menghemat ruang diblog sehingga ruang yang di gunakan untuk widget archive, blogroll dll bisa ditampilkan lebih praktis tidak berjejer kebawah.
Contoh tampilannya seperti ini:

Isinya hanya akan tampil jika anda mengklik pada menu tersebut sehingga bisa hemat ruangan blog. Cara ini bisa dijadikan sebagai alternatif blogroll atau kebutuhan lainnya.

Nah untuk membuatnya, caranya sangat mudah:

1. Login ke Blogger. Klik menu Design-> Page Elements
2. Klik Add a Gadget -> HTML/ Javascript
3. Masukkan kode dibawah ini kedalam kotak
HTML/ Javascript

<select onChange="document.location.href=this.options[this.selectedIndex].value;">
<option value="http://alamatblog.com/#" selected>Blogroll</option>
<option value="http://
alamatLink.com/">Nama Link</option>
<option value="http://
alamatLink.com/">Nama Link</option>
<option value="http://
alamatLink.com/">Nama Link</option>
</select>


Jika anda ingin menambah link baru lagi tambahkan kode

<option value="http:/
/alamatLink.com/">Nama Link</option> diatas </select>

Ganti alamatblog dengan dengan alamat blog anda.
Ganti teks berwarna hijau dengan alamat link yang ingin dipasang.
Ganti teks berwarna biru dengan nama link yang ingin ditampilkan.


4. Jika sudah klik Save. Selesai


Catatan:

kode diatas untuk membuka link dalam halaman yang sama. Jika anda ingin membuka link pada halaman baru. Ganti kode
<select onChange="document.location.href=this.options[this.selectedIndex].value;"> menjadi
<select onchange="javascript:window.open(this.options[this.selectedIndex].value);">


10 Tips and Trik Search Engine Optimization (SEO)


10 Tips and Trik Search Engine Optimization (SEO) :

1.    Buatlah postingan yang original/asli, jangan yang hasil copy paste dari blog/website lain,  usahakan kita mengetik sendiri dengan hasil pemikiran kita dan bahasa kita sendiri boleh mengutip asal ikut disertakan sumber yang bersangkutan. “Google sangat suka dengan tulisan asli”.
2.    Usahakan postingan yang kita tulis berbobot dan berguna bagi pengunjung, semakin banyak pengunjung yang datang dan merasa terbantu dengan hasil postingan kita maka pengunjung tersebut akan kembali berkunjung untuk mengetahui berita terupdate dari blog kita, karena mereka beranggapan blog kita berguna bagi mereka dengan bahasa yang mudah dimengerti.
3.    Gunakan judul postingan dengan semenarik mungkin, mengapa ? karena judul postingan akan diindex oleh mesin pencari, contoh saja bila pengunjung mengetikkan suatu keyword/kata kunci di sebuah mesin pencari maka calon pengunjung akan melihat judul postingan dari seluruh dunia, kalau judul postingan blog kita menarik maka pengunjung pun akan tertarik untuk mengklik blog kita.
4.    Selalu melakukan Blog Walking / berkunjung ke blog lain.
5.    Jawab pertanyaan yang diajukan pengunjung, usahakan bila kita diberi pertanyaan sempat-sempatkan lah untuk membalasnya, walaupun kita tidak bisa menjelaskan secara mendetail. Agar terjalin komunikasi dan interaksi antara yang punya Blog dengan pengunjungnya.
6.    Gunakan keyword pada postingan yang kira-kira bisa mengangkat nilai di mesin pencari, “jangan terlalu banyak” karena ada sebagian mesin pencari yang tidak suka dengan teknik ini dengan mengulang-ulang keyword melebihi batas kewajaran.
7.    Gunakan fasilitas tag, untuk menambahkan judul lain pada postingan .
8.    Gunakan kategori yang beragam dalam satu postingan selama masih berhubungan dengan tulisan yang di buat.
9.     Daftarkan blog anda pada mesin pencari yang anda inginkan seperti google, yahoo, bing dll (supaya mesin pencari lebih cepat mengenali blog kita dan langsung memprioritaskan nya).
10.   Jangan membuat postingan yang sifatnya Hoax/bohong, menimbulkan kontroversi, menyinggung SARA, melanggar hukum, berbau pornografi, teroris dll. Karena semua nya ada akibatnya salah satunya ditutupnya blog/web kita.

Sabtu, 05 Mei 2012

Faktor-Faktor Yang Menimbulkan Anarkisme


Faktor-Faktor Yang Menimbulkan Anarkisme
Anarkisme adalah suatu paham yang mempercayai bahwa segala bentuk negara, pemerintahan, dengan kekuasaannya adalah lembaga-lembaga yang menumbuhsuburkan penindasan terhadap kehidupan, oleh karena itu negara, pemerintahan, beserta perangkatnya harus dihilangkan/dihancurkan. Secara spesifik pada sektor ekonomi, politik, dan administratif, Anarki berarti koordinasi dan pengelolaan, tanpa aturan birokrasi yang didefinisikan secara luas sebagai pihak yang superior dalam wilayah ekonomi, politik dan administratif (baik pada ranah publik maupun privat).
Ada beberapa faktor penyebab munculnya tindakan anarkis ataupun premanisme di negara ini antara lain, faktor mendasar yaitu penerapan ideologi sekulerisme kapitalisme, kedua faktor ekonomi, ketiga karena penegakan hukum yang lemah, dan keempat adalah semua itu akan makin diperparah oleh sistem hukum dinegri ini yang tidak bisa memberikan efek jera bagi pelaku tindakan premanisme ataupun kejahatan. Hukuman yang dijatuhkan terhadap preman atau yang melakukan tindakan kejahatan yang terlibat bentrokan bahkan pembunuhan begitu ringan. Hukum dinegri sangat terlihat bisa diperjual belikan, sehingga para preman yang di ajukan ke pengadilan bisa lolos dari jerat hukuman. Jikapun mereka dijatuhi hukuman dan penjara, tapi nyatanya mereka masih bisa mengendalikan bisnis premannya. Didalam penjara mereka mendapat kenyamanan tertentu bahkan bisa mendapatkan sejumlah anak buah baru. Dari situ lah sudah dapat terlihat bahwa sebab merajalelanya premanisme bukan lagi bersifat individu melainkan sistemik. Sistem yang ada justru menjadi faktor utama. Karenanya itu sudah wajar jika pemberantasan premanisme dalam sistem yang seperti itu akan terus menjadi mimpi. Ditengah minimnya lapangan pekerjaan, gaya hidup materialisme, hedonisme dan konsumerisme justru didorong segencar-gencarnya. Disisi lain, hal tersebut banyak dipertontonkan banyak pegawai negri, pejabat dan politis yang mendapatkan harta banyak dan bergaya hidup mewah. Bahkan mereka yang korupsi bisa dengan mudah lolos dari jeratan hukum, kalaupun dihikum, sangat ringan, karena semua itu bisa makin mendorong sebagian orang memilih menjadi preman sebgai jalan mudah mendapatkan harta sebanyak-banyaknya.  Jadi bila sudah seperti sekarang, negara ini dan sistemnya harus seperti apa dan sistem yang seperti apa yang cocok dipakai oleh negara Indonesia yang sangat luas terbelah-belah pulau yang menjadikan pengawasan pun harus lebih extra serta berbagai karakter suku bangsa.
Dan di bawah ini merupakan faktor yang menyebabkan anarkis:
·         Rendahnya pengetahuan mengenai agama yang diketahui oleh mereka
·          Kurangnya efektif pembinaan di rumah tangga, sekolah maupun masyarakat
·          Dasarnya harus budaya matrealistis, hedonistis dan sekularistis
·         Belum adanya kemauan yang sungguh-sungguh dari pemerintah untuk melakukan pembinaan moral bangsa

Diatas merupakan beberapa faktor yang menyebabkan timbulnya anarkis yang semakin marak di negara kita ini. Bagaimana cara agar mereka tidak melakukan hal yang melanggar hukum sehingga tidak banyak kerusakan yang terjadi dan manusianya juga menjadi manusia yang berguan bagi bangsa ini dan mampu membangun bangsa menjadi yang lebih baik lagi.Ada banyak hal yang dapat dilakukan oleh beberapa agar tidak terjadi tawuran yang memakan korban dan merusak fasilitas di sekitar tempat kejadian.

Faktor Internal
Salah satu faktor yang amat mempengaruhi peubahan karakter masyarakat yang cenderung anarkis yakni faktor dari dalam masyarakat itu sendiri. Dalam hal ini anarkisme sebenarnya tidak murni hasil sumbangan budaya barat yang tidak mengenal sopan santun, namun juga sebenarnya telah berkembang dimasyarakat kita sejak zaman kerajaan atau pra-kolonial. Kita dapat mengambil contoh perang suku di Papua yang disinyalir menjadi ritual wajib dalam kebudayaan masyarakat sana. Adapun secara kultural, kita dapat mengkaji bahwa, anarkisme awalnya terbentuk dari sebuah gesekan antar suku, namun seiring dengan pola kultural yang berlaku di masyarakat papua tersebut, hal itu telah menjadi sebuah kebiasaan yang terus menerus dilakukan yang akhirnya menciptakan sebuah budaya baru. Yakni budaya kekerasan yang terjadi di kalangan masyarakat papua. Dari contoh tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa budaya kekerasan sendiri sebenarnya telah dimiliki oleh masyarakat kita sebagai sisi lain dari budaya ramah tamah yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia pada umunya.

2.    Faktor eksternal
Globalisiasi. Sebuah kata kunci untuk mengambarkan bagaimana sebenarnya pergerseran budaya menjadi faktor eksternal dari perilaku anarkis yang selama ini terjadi. Faktor internal telah menjadi fondasi dasar atas perilaku anarkis yang berkembang di masyarakat. Disamping itu, globalisasi telah menyusupkan sebuah virus negatif sebagai sisi lain dari kemajuan zaman yang ia gaungkan. Dalam hal ini, budaya barat sebenarnya tidak murni mengharapkan terjadinya pergeseran budaya dimasyarakat kita. Namun proses filterisasi atau pemaknaan yang salah atas budaya barat yang masuk ke budaya kita menyebabkan terjadinya akulturasi yang tidak sempurna, bahkan menjurus negatif. Sebagai contoh ketika budaya sosialisme yang disalah artikan oleh lenin menjadi sebuah komunisme-leninisme. Dalam hal tersebut, sebenarnya sosialisme yang digambarkan oleh marx adalah sebuah kesetaraan sosial. Namun oleh lenin diubah sebagai cara untuk menyetarakan masyarakat dengan jalan apapun, termasuk anarkisme. Dalam kaitannya dengan masyarakat kita, hal tersebut juga terjadi dalam proses akulurasi budaya barat dengan budaya kita. Kebanyakan masyarakat hanya mengambil kesimpulan dangkal atas suatu paham dari budaya barat, tanpa menyaring budaya tersebut agar dapat sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat kita.

Dari kedua faktor tersebut dapat kita simpulkan bahwa anarkisme yang terjadi dimasyarakat kita saat ini didasari oleh budaya kekerasan yang ada didalam masyarakat kita dan kemudian dipelrngkap oleh pergeseran budaya oleh karena proses akuluturasi yang tidak sempurna atau dapat dikatakan sebagai efek negatif dari globalisasi. Dengan menanamkan kembali nilai-nilai ketimuran dari budaya kita semenjak usia dini (masa sekolah), sekiranya dapat mengurangi sedkit demi sedikit budaya kekerasan yang terjadi dimasyarakat kita saat ini. Selain itu pentingnya pengawasan dalam proses akulurasi budaya barat, misal dalam dunia penyiaran, KPI berhak menseleksi tayangan dari luar yang tepat bagi masyarakat kita sebagai langkah filterisasi budaya barat agar tercipta akuluturasi yang positif. Jika kedua hal tersebut dapat direalisasikan, maka secara bertahap anarkisme akan berkurang dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Referensi:

Sabtu, 07 April 2012

SEJARAH TIMBULNYA BERBAGAI MACAM BUDAYA DAERAH




Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina.
Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
Budaya yang ada sampai saat ini adalah budaya yang diwariskan turun temurun dari nenek moyang kita yang hidup berates-ratus tahun sebelum kita.Sumber lahirnya budaya tersebut adalah karena adanya interaksi antara manusia pada zaman dahulu dengan sesamanya dan dengan suatu yang mereka percayai sehingga menjadi sebuah kebiasaan dan dianggap sakral dan penting.Hal itulah yang mendorong manusia zaman dulu untuk menyebarkannya dan meneruskan kebiasaan yang mereka lakukan secara turun temurun sehingga disebutlah budaya seperti sekarang ini.
Dari setiap daerah selalu ada budaya dan tentu saja tiap daerah memiliki budaya yang berbeda walaupun ada sedikit kemiripan yang mungkin saja terjadi karena adanya campuran kebudayaan yang masuk ke daerah tersebut.Seperti kebudayaan wayang,wayang tidak hanya 1 jenis di suatu daerah.Wayang memiliki beberapa jenis seperti wayang golek,wayang kulit,wayang orang,wayang suket dan lain-lain.Dari hal tersebut bisa disimpulkan bahwa kebudayaan dapat beralkulturasi dengan kebudayaan lainnya sesuai dengan keinginan manusia tersebut.
Berdasarkan kesimpulan tersebut bisa ditarik juga sebuah pemikiran bahwa sebenarnya kebudayaan yang sekarang ada mungkin saja adalah gabungan dari beberapa kali masuknya suatu unsur budaya ke suatu daerah dengan budayanya sendiri sehingga terus menerus berubah dan berkembang hingga sekarang ini.Seperti di Indonesia sendiri.Indonesia memiliki nilai sejarah yang tinggi karena keanekaragaman budayanya dan juga luasnya wilayah Indonesia.
Kebudayaan Indonesia pertama kali muncul pada zaman kerajaan Kutai dengna ditemukannya prasasti yupa dan tugu batu yang menandakan pada zaman tersebut sudah ada peradaban yang memiliki suatu budaya.Lalu terus menerus kebudayaan itu berkembang dan bergabung dengan munculnya kebudayaan baru yang bisa datang dari luar atau dari dalam negri.

Seperti saat zaman penjajahan,bangsa barat datang ke Indonesia dengan tujuan untuk mencari rempah-rempah,memperluas daerah jajahan dan menyebarkan ajaran agama yang tentu saja mengubah kebudayaan masyarakat Indonesia pada saat itu yang bercorak agama Islam dan Hindhu-Budha.Pola penyebaran bisa dengan pernikahan,penjajahan atau dengan cara damai lainnya.Setelah beberapa ratus tahun budaya Indonesia hamper terbentuk seperti budaya yang sekarang ada.
Kebudayaan daerah sekarang yang ada juga terbentuk karena keterbukaan masyarakat dengan kebudayaan asing yang masuk bersamaan dengan berkembangnya teknologi dan globalisasi.Tapi di dalam gencarnya era globalisasi,masih ada beberapa daerah yang tetap tidak ingin terpengaruh kebudayaan asing seperti suku Baduy,suku Anak Dalam,suku Asmat dan lain-lain.Hal itu terjadi karena masih kentalnya adat istiadat suku tersebut terhadap kepercayaan mereka dengan leluhur mereka sehingga mereka tidak menginginkan perubahan walaupun perubahan tersebut membawa hal baik ke dalam kehidupan mereka.
Kebudayaan dapat dibagi menjadi 3 macam dilihat dari keadaan jenis-jenisnya:
·        Hidup-kebatinan manusia, yaitu sesuatu yang menimbulkan tertib damainya hidup masyarakat dengan adat-istiadatnya,pemerintahan negeri, agama atau ilmu kebatinan
·        Angan-angan manusia, yaitu sesuatu yang dapat menimbulkan keluhuran bahasa, kesusasteraan dan kesusilaan.
·        Kepandaian manusia, yaitu sesuatu yang menimbulkan macam-macam kepandaian tentang perusahaan tanah, perniagaan, kerajinan, pelayaran, hubungan lalu-lintas, kesenian yang berjenis-jenis; semuanya bersifat indah



Referensi:

Kamis, 29 Maret 2012

Kebudayaan Daerah Merupakan Sumber Kebudayaan Nasioanl


Kebudayaan Daerah merupakan  Sumber Kebudayaan Nasional

Menurut Linton,kebudayaan adalah seluruh cara kehidupan dari masyarakat yang manapun dan tidak mengenai sebagian dari cara hidup itu yaitu bagian yang oleh masyarakat dianggap lebih tinggi atau lebih diinginkan. Dalam arti cara hidup itu masyarakat kalau kebudayaan diterapkan pada cara hidup kita sendiri, maka tidak ada sangkut pautnya dengan main piano atau membaca karya sastra terkenal. Untuk seorang ahli ilmu sosial, kegiatan seperti main piano itu, merupakan elemen-elemen belaka dalam keseluruhan kebudayaan kita. Keseluruhan ini mencakup kegiatan-kegiatan duniawi seperti mencuci piring atau menyetir mobil dan untuk tujuan mempelajari kebudayaan, hal ini sama derajatnya dengan “hal-hal yang lebih halusdalam kehidupan”. Karena itu, bagi seorang ahli ilmu sosial tidak ada masyarakat atau perorangan yang tidak berkebudayaan.Tiap masyarakat mempunyai kebudayaan, bagaimanapun sederhananya kebudayaan itu dan setiap manusia adalah makhluk berbudaya, dalam arti mengambil bagian dalam suatu kebudayaan.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.[2] Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina.
Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka. Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
Pengertian kebudayaan Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic. Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat. Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat. Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat. Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Dapat disimpulkan bahwa kebudayaan ternyata memiliki berbagai aspek, yang meliputi cara-cara berlaku, kepercayaan-kepercayaan, sikap-sikap, dan hasil dari kegiatan manusia yang khas untuk suatu masyarakat atau kelompok penduduk tertentu.
Dimensi wujud dari kebudayaan manusia dapat diinventarisir sebagai:
1.    Kompleks wujud sebagai gagasan, pikiran manusia untuk sesuatu kebutuhan.
2.    Komplek wujud sebagai aktifitas manusia.
3.    Komplek wujud sebagai benda-benda.
Dalam mempelajari tentang wujud kebudayaan, ketiga wujud tersebut diatas disebut:
1.    Sistim budaya
2.    Sistim sosial
3.    kebudayaan fisik
Hal ini memberikan gambaran kepada kita tentang wujud dari aktifitas manusia sebagai mahluk hidup yang diberi akal dan pikiran untuk mengatasi kebutuhan-kebutuhan hidupnya baik kebutuhan jasmani maupun kebutuhan rohaninya. Jika dilihat dan dianalisa isi dari kebudayaan manusia pada umumnya dalam suatu masyarakat terdiri dari unsur-unsur tersebut berlaku pada umumnya terhadap semua kebudayaan yang ada di seluruh dunia. Unsur-unsur tersebut antara lain:
·         Bahasa
·         Ilmu Pengetahuan
·         Ekonomi
·         Politik
·         Pendidikan
·         Agama den kepercayaan
·         Kesenian
Hal tersebut diatas berlaku untuk semua kebudayaan bangsa-bangsa yang hidup di atas bumi ini.
Referensi:

Senin, 05 Maret 2012

Budaya Sebagai Alat Pemersatu Bangsa


Budaya Sebagai Alat Pemersatu Bangsa

 

Indonesia adalah negara kaya akan budaya bermacam-macam tersebar di berbagai daerah. budaya juga sebagai salah satu khas Indonesia yang tak di miliki Negara-negara lain. Maka dari itu sebagai warga Indonesia kita harus melestarikan budaya itu dan menjaga agar tak di klam Negara lain.

Dengan membudayakan dan melestarikan budaya indonesia itu selain bisa membuat Indonesia menjadi negara yang penuh dengan tradisi budaya,indonesia juga bisa bersatu karna adanya budaya budaya Indonesia tersebut.bisa kita ambil dari lingkungan yang dekat dengan kita,yaitu budaya kerja bakti untuk membersihkan lingkungan.sejak dulu budaya kerja bakti membersihkan lingkungan sudah ada di Indonesia,dengan bekerja bakti orang orang menjadi lebih mengenal satu dengan yang lain nya.banyak maanfaat dari kerja bakti disamping lingkungan kita menjadi bersih,kita juga bisa bersosialisasi dengan masyarakat sekitar,dan dengan begitu persatuan dan kesatuan akan terus terjaga dan indonesia bisa terus aman tentram.

Budaya memberi ciri khas pada suatu bangsa. Beda bangsa kita dengan bangsa lain terletak dalam perbedaan budayanya. Budaya adalah unggulan-unggulan dari adat kebiasaan yang bersifat luhur dan universal dari suatu bangsa.

Menurut Pakdhe Jarkoni : adat adalah kebiasaan-kebiasaan yang mungkin saja pada masa itu baik, sedang sekarang tidak sesuai lagi. Misalkan adat adu jago, adat main kartu pada waktu malam hari sebelum penguburan jenazah. Adat yang menjadi unggulan yang bersifat luhur adalah budaya. Para founding fathers mengumpulkan unggulan-unggulan dari setiap daerah, maka terkumpulah 5 butir Pancasila. Ada juga unggulan-unggulan lain dari setiap daerah tetapi yang bersifat mencakup seluruh wilayah Nusantara adalah 5 butir Pancasila.

Dan pada tugas kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang kebudayaan reog ponorogo asli jawa timur

Reog adalah salah satu kesenian budaya yang berasal dari Jawa Timur bagian barat-laut dan Ponorogo dianggap sebagai kota asal Reog yang sebenarnya. Gerbang kota Ponorogo dihiasi oleh sosok warok dan gemblak, dua sosok yang ikut tampil pada saat reog dipertunjukkan. Reog adalah salah satu budaya daerah di Indonesia yang masih sangat kental dengan hal-hal yang berbau mistik dan ilmu kebatinan yang kuat.

Ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok, namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bhre Kertabhumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak istri raja Majapahit yang berasal dari Cina, selain itu juga murka kepada rajanya dalam pemerintahan yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan Kerajaan Majapahit akan berakhir. Ia lalu meninggalkan sang raja dan mendirikan perguruan di mana ia mengajar seni bela diri kepada anak-anak muda, ilmu kekebalan diri, dan ilmu kesempurnaan dengan harapan bahwa anak-anak muda ini akan menjadi bibit dari kebangkitan kerajaan Majapahit kembali. Sadar bahwa pasukannya terlalu kecil untuk melawan pasukan kerajaan maka pesan politis Ki Ageng Kutu disampaikan melalui pertunjukan seni Reog, yang merupakan "sindiran" kepada Raja Kertabhumi dan kerajaannya. Pagelaran Reog menjadi cara Ki Ageng Kutu membangun perlawanan masyarakat lokal menggunakan kepopuleran Reog.
Dalam pertunjukan Reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai "Singa barong", raja hutan, yang menjadi simbol untuk Kertabhumi, dan diatasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa yang menyimbolkan pengaruh kuat para rekan Cinanya yang mengatur dari atas segala gerak-geriknya. Jatilan, yang diperankan oleh kelompok penari gemblak yang menunggangi kuda-kudaan menjadi simbol kekuatan pasukan Kerajaan Majapahit yang menjadi perbandingan kontras dengan kekuatan warok, yang berada dibalik topeng badut merah yang menjadi simbol untuk Ki Ageng Kutu, sendirian dan menopang berat topeng singabarong yang mencapai lebih dari 50 kg hanya dengan menggunakan giginya. Kepopuleran Reog Ki Ageng Kutu akhirnya menyebabkan Bhre Kertabhumi mengambil tindakan dan menyerang perguruannya, pemberontakan oleh warok dengan cepat diatasi, dan perguruan dilarang untuk melanjutkan pengajaran akan warok. Namun murid-murid Ki Ageng kutu tetap melanjutkannya secara diam-diam. Walaupun begitu, kesenian Reognya sendiri masih diperbolehkan untuk dipentaskan karena sudah menjadi pertunjukan populer di antara masyarakat, namun jalan ceritanya memiliki alur baru di mana ditambahkan karakter-karakter dari cerita rakyat Ponorogo yaitu Kelono Sewandono, Dewi Songgolangit, dan Sri Genthayu.
Versi resmi alur cerita Reog Ponorogo kini adalah cerita tentang Raja Ponorogo yang berniat melamar putri Kediri, Dewi Ragil Kuning, namun di tengah perjalanan ia dicegat oleh Raja Singabarong dari Kediri. Pasukan Raja Singabarong terdiri dari merak dan singa, sedangkan dari pihak Kerajaan Ponorogo Raja Kelono dan Wakilnya Bujang Anom, dikawal oleh warok (pria berpakaian hitam-hitam dalam tariannya), dan warok ini memiliki ilmu hitam mematikan. Seluruh tariannya merupakan tarian perang antara Kerajaan Kediri dan Kerajaan Ponorogo, dan mengadu ilmu hitam antara keduanya, para penari dalam keadaan "kerasukan" saat mementaskan tariannya.
Hingga kini masyarakat Ponorogo hanya mengikuti apa yang menjadi warisan leluhur mereka sebagai warisan budaya yang sangat kaya. Dalam pengalamannya Seni Reog merupakan cipta kreasi manusia yang terbentuk adanya aliran kepercayaan yang ada secara turun temurun dan terjaga. Upacaranya pun menggunakan syarat-syarat yang tidak mudah bagi orang awam untuk memenuhinya tanpa adanya garis keturunan yang jelas. mereka menganut garis keturunan Parental dan hukum adat yang masih berlaku.
Reog modern biasanya dipentaskan dalam beberapa peristiwa seperti pernikahan, khitanan dan hari-hari besar Nasional. Seni Reog Ponorogo terdiri dari beberapa rangkaian 2 sampai 3 tarian pembukaan. Tarian pertama biasanya dibawakan oleh 6-8 pria gagah berani dengan pakaian serba hitam, dengan muka dipoles warna merah. Para penari ini menggambarkan sosok singa yang pemberani. Berikutnya adalah tarian yang dibawakan oleh 6-8 gadis yang menaiki kuda. Pada reog tradisionil, penari ini biasanya diperankan oleh penari laki-laki yang berpakaian wanita. Tarian ini dinamakan tari jaran kepang atau jathilan, yang harus dibedakan dengan seni tari lain yaitu tari kuda lumping.
Tarian pembukaan lainnya jika ada biasanya berupa tarian oleh anak kecil yang membawakan adegan lucu yang disebut Bujang Ganong atau Ganongan.
Setelah tarian pembukaan selesai, baru ditampilkan adegan inti yang isinya bergantung kondisi dimana seni reog ditampilkan. Jika berhubungan dengan pernikahan maka yang ditampilkan adalah adegan percintaan. Untuk hajatan khitanan atau sunatan, biasanya cerita pendekar,
Adegan dalam seni reog biasanya tidak mengikuti skenario yang tersusun rapi. Disini selalu ada interaksi antara pemain dan dalang (biasanya pemimpin rombongan) dan kadang-kadang dengan penonton. Terkadang seorang pemain yang sedang pentas dapat digantikan oleh pemain lain bila pemain tersebut kelelahan. Yang lebih dipentingkan dalam pementasan seni reog adalah memberikan kepuasan kepada penontonnya.
Adegan terakhir adalah singa barong, dimana pelaku memakai topeng berbentuk kepala singa dengan mahkota yang terbuat dari bulu burung merak. Berat topeng ini bisa mencapai 50-60 kg. Topeng yang berat ini dibawa oleh penarinya dengan gigi. Kemampuan untuk membawakan topeng ini selain diperoleh dengan latihan yang berat, juga dipercaya diproleh dengan latihan spiritual seperti puasa dan tapa.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Reog_%28Ponorogo%29
                http://sabillahwahid.blogspot.com/2011/02/budaya-sebagai-alat-pemersatu-                  bangsa.html